Oleh: wibi4linux | Maret 9, 2009

Cara Menginstall Ubuntu

Cara menginstall Ubuntu tidaklah sulit, orang yang terbiasa menginstall sistem operasi lain tentunya tidak akan mendapatkan kesulitan, namun bagi yang masih awam saya berharap tulisan ini dapat membantu

Pertama kali gunakan Live CD Ubuntu, ingat boot pertama yang dipilih adalah CD/DVD ROM, secara default komputer akan melakukan boot pertama kali melalui CD/DVD ROM jika tidak kita atur saja, caranya pada saat komputer mulai dinyalakan tekan Del atau F2, pada saat masuk setup Bios pilih advance kemudia dipilih menu boot priority, jadikan CD/DVD sebagai pilihan pertama.

Setelah beberapa saat akan muncul menu seperti dibawah ini

a

Start or install Ubuntu merupakan menu yang direkomendasikan untuk dipilih, option pihan install Ubuntu in safe graphics mode dipilih jika graphics komputer anda tidak mensupport sistem operasi Ubuntu. Install with driver update CD dipilih jika anda mempunyai driver khusus untuk Linux (Debian). OEM Install digunakan jika anda ingin menginstall berdasarkan setting asli, check CD for defects merupakan menu untuk mengetahui apakah live CD anda mengalami kerusakan atau ada data yang tidak dapat terbaca. Memory Test merupakan menu untuk mengetahui kodisi RAM anda apakah berfungsi dengan baik, sedangkan boot from first hardisk dipilih jika anda ingin booting menggunakan Sistem operasi yang telah terinstall di komputer anda.

Tahap kedua anda tinggal mengklik ganda icon install

c

Maka akan muncul versi Ubuntu yang akan anda install, setelah itu klik forward

de

Pilih bahasa yang anda inginkan, bisa dirubah setelah selesai melakukan install

Setelah memilih forward maka muncul pilihan zone waktu, silahkan memilih zone waktu yang sesuai dengan waktu di wilayah anda

f

Setelah mengklik forward akan muncul tampilan keyboard yang sesuai dengan komputer anda, anda dapat melakukan pengecekan dengan mengetikan beberapa kata di baris kosong di kiri bawah

g

Setelah anda mengklik forward akan muncul setting partisi, bagian ini merupakan bagian kritis, jika tidak hati-hati data anda bisa ikut terhapus.

Akan muncul dua atau tiga pilihan, berhubung hardisk saya kosong maka akan muncul dua pilihan, silahkan pilih manual klik forward

i

Akan muncul tulisan /dev/sda maksudnya adalah hardisk yang ada hanya satu dan ditandai dengan sda0, jika hardisknya 2 maka akan ada /dev/sdb dibawah /dev/sda dan seterusnya, silahkan pilih di hardisk mana anda akan menginstall Ubuntu

j

Setelah memilih hardisk tempat anda akan melakukan penginstallan akan muncul pilihan partisi yang ada di hardisk tersebut, ingat klik pada bagian partisi yang masih kosong, jangan memilih partisi yang ada data atau ssistem operasi, jadi klik di free space lalu pilih new partition

k

Akan muncul pilihan besar hardisk, use as, dan mount point.

l

Ext2 merupakan filesystem linux (tanpa journalist system) yang lama, sedangkan yang baru menggunakan ext3, (pada Ubuntu terbaru ext4). Reiserfs merupakan filesytem lama yang sangat jarang digunakan, jfs dan xfs merupakan file system yang biasa digunakan jika data anda berukuran sangat besar dan populer digunakan pada media center seperti program televisi dansebagainya. Fat 16 dan fat 32 merupakan file system windows dan digunakan jika anda ingin menginstal Ubuntu pada USB atau removabel media,  swap digunakan sebagai virtual memori. Efi (terus terang saya tidak tahu).

Mount point silahkan pilh /  yang artinya dipakai sebagi root, ulangi hingga terbentuk 3 partisi /, /swap, dan /home seperti dibawah ini

p

Setelah mengklik forward akan ada pilihan import setting jika telah ada sistem operasi lain yang telah diinstall, anda bisa juga memilih don’t import anything.

q

Setelah itu akan masuk ke menu pilihan user silahkan di isi, ingat nama dan password adalah case sensitive, jadi huruf besar dan kecil berpengaruh.

r

Setelah mengklik forward silahkan tunggu hingga muncul menu seperti dibawah ini

s

Continue menggunakan live CD dapat digunakan jika anda ingin memasukan paket-pakettertentu, tapi sebaiknya restart aja, dan silahkan menikmati system operasi Ubuntu

Bersambung Ke Configurasi Hardware di Ubuntu

Sumber :

www.screencast.ubuntu.com

Ainul Hakim & Supriyanto. 2009. Panduan Praktis BlankOn 4. Majalah Infolinux.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: